Minggu, 17 April 2011

Brownies Kukus Double Coklat (dengan resep)


Note terbaru: Setelah mencoba membuat sendiri ternyata memang hasilnya tidak mengecewakan.

Waktu itu iseng-iseng nanya resep brownies ke temen, eh malah dapat kiriman karena kata dia , adiknya kalo buat brownies enak banget. Jadi...hari itu kita makan brownies sepuasnya (karena kirimannya besar banget). Lihat dech...
Dan memang brownies nya ngga buat tenggorokan kering. Enak...
Si kecil juga pasti doyan.


Bahan I:
  • 200 gr Dark Chocolate Compound 
  • 240 gr Margarine (*saya ganti dengan butter)
  • Cara: Panaskan panci dengan air, lalu letakkan coklat dalam mangkuk tahan panas agar meleleh, tambahkan margarine/butter. Setelah meleleh, sisihkan.
Bahan II:
  • 8 butir telur
  • 450 gr gula pasir
  • 15 gr ovalet

Bahan III:
  • 240 gr tepung terigu sedang (*disini ngga ada kriteria protein sedang atau tinggi, jadi saya menggunakan Top Flour - best for making cake)
  • 10 gr baking powder
  • 65 gr coklat bubuk
  • Cara: campur semua bahan menjadi satu lalu ayak
Cara membuat:
  1. Kocok Bahan II sampai mengembang, kira-kira 7 menit.
  2. Masukkan Bahan I (saya menggunakan mixer dengan kecepatan rendah)
  3. Masukkan Bahan III (saya juga menggunakan mixer, ada tips dari teman apabila dengan mixer maka adonan akan menjadi halus seperti cake, tetapi apabila diaduk tangan akan bertekstur kasar seperti brownies pada umumnya)
  4. Masukkan bahan dalam loyang yang terlebih dahulu diolesi mentega
  5. Kukus brownies dengan panci yang sudah mendidih airnya selama 40-50 menit.

Special thanks to: Isa dan Anis..sukses ya buat cateringnya.

Senin, 11 April 2011

Croissant dengan Ham


Menu makan pagi yang merupakan kegemaran anak dan suami.
Anak saya paling suka karena ada omelet nya.
Pembuatan omelet ini saya tambahkan susu sapi sedikit.

Jumat, 01 April 2011

Mie Sumatra Vs Kuching Kolomie

Apabila dibandingkan pada dua photo di bawah, sebenarnya sangat mirip sekali. Mie nya pun kecil2..sama.

1. Di Indonesia


Di daerah Tanah Mas, Semarang mudah sekali kita menemukan Mie Sumatra ini, mulai dari Selo Mas, Kuala Mas Raya bahkan Tambak Mas. Ciri Khas dari Mie Sumatra ini adalah char siew pork nya.

2. Di Singapore

Sebenarnya Kolomie ini berasal dari Kuching Malaysia. Setahun belakangan ini mulai dijual di Singapore. Hanya saja, di salah satu hawker centre di dekat rumah stand nya sudah tutup. Karena banyak orang Singapore yang kurang menyukai, dan alasannya adalah karena "too tasty" jadi ngga sesuai dengan lidah. Padahal untuk orang Indonesia rasa nya malah passsss banget.
Ciri khas utamanya juga pada char siew pork dan daging cacahnya.

Sabtu, 19 Maret 2011

Rujak Buah

Ngga sulit untuk nyari rujak buah di Indonesia, apalagi di Semarang. Mulai dari ibu-ibu bukan pondokan, atau bapak-bapak rujak dengan grobak dorong yang lewat di depan rumah.

Dulu waktu masih kerja di Semarang, paling seneng beli rujak bapak-bapak di depan Lippo Pemuda, sekalian beli lekker disebelahnya.

Bahan:
  • Timun
  • Bengkuang
  • Pepaya muda atau ketela merah (tapi agak bergetah)
  • Nanas
  • Mangga muda (kalau ada)
  • Kedondong (juga kalau ada)
  • Jambu bangkok
  • Jambu air
  • etc..etc

Bahan saus:
  • Cabe (sesuai selera)
  • Terasi (sejumput kecil saja)
  • Gula Jawa (sebanyak-banyaknya)
  • Kacang tanah giling (sesuai selera)
Untuk saus, kita haluskan semua bahan. Dan jadi dech.

Selasa, 08 Maret 2011

Sate Sapi Bumbu Serundeng


Butuh variasi untuk menu makan sehari-hari. Lalu buka-buka majalh Femina dan ketemulah resep ini.

Bahan:
  • 500gr daging sapi bagian has dalam , potong 1 x 2 x 2.5cm
  • 2 sdm kecap manis
  • 2 sdm minyak sayur
  • tusuk satai
Haluskan:
  • 3 siung bawang putih
  • 2 sdt ketumbar sangrai
  • 1/2 sdt garam
Bumbu serundeng:
  • 1/3 kelapa setengah tua, parut, sangrai
  • 1 sdm bawang putih goreng
  • 5 sdm bawang merah goreng
  • 5 buah cabe merah, iris tipis, goreng
  • 1/2 sdt garam
  • 1 sdt gula pasir
  • 3 smd kecap manis
Cara membuat:
  1. Bumbu serundeng: Tumbuk kelapa sangrai, bawang putih, bawang merah goreng, cabai merah, garam dan gula pasir hingga halus. Tuangkan kecap, aduk rata. Sisihkan
  2. Campur potongan daging, bumbu halus, kecap manis, dan minyak sambil remas-remas hingga rata. Sisihkan 15 menit.
  3. Tusuk 4-5 potong daging pada setiap tusuk satai, Bakar hingga matang. Angkat
  4. Sajikan satai bersama dengan serundeng.
Untuk : 20 tusuk
Sumber: Majalah Femina


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...