Kamis, 30 Desember 2010

Akhirnya


Agak ngebut juga mulai dari November 2010..karena banyak photo-photo masakan yang sudah saya beri water-mark 2010. Jadi mau tidak mau sebelum 2010 berakhir saya sudah harus up-load semua photo...hasilnya tiap hari harus posting. Dan akhirnya semuanya sudah diangkut untuk tahun 2010 (kayak gambar diatas tuch..semua animal diangkut sama anak saya ke truknya..dan dia pula yang potret..saya pinjam hasil potretnya).

Untuk tahun depan akan ada posting yang bukan berupa resep tetapi perbandingan makanan antara di Indonesia dan di Singapura.
Karena setelah tinggal di Singapura..ternyata banyak sekali makanan yang sama seperti Angku Kuah (atau di Indonesia disebut Kue Ku); Ondeh- ondeh (atau di Indonesia disebut Klepon); Putu Piring (di Indonesia Putu Bumbung) dsb..dsb...
Dan beberapa photo tentang makanan versi indonesia saya dapat dari teman-teman (karena saya agak kesulitan mendapatkannya...) sedangkan versi Singapuranya saya potret sendiri.
Ide untuk membandingkan makanan sebenarnya datang dari seorang teman yang pada waktu itu bertanya lewat comment si Face Book "apakah di Singapura ada nasi bungkus murah meriah?" dan saya bilang ada yaitu nasi lemak.

Semoga bermanfaat atau paling tidak dapat menambah informasi mengenai makanan di sana dan di sini.
Sebentar lagi sudah mau tutup tahun 2010 dan membuka tahun 2011..semoga tahun depan akan lebih baik dari tahun ini. (Dalam hal berkat/rejeki, dalam hal kehidupan sehari-hari dll) Amien !

Rabu, 29 Desember 2010

Kejadian sehari-hari


Emaknya udah rapih-rapih nyusun makanan (untir-untir) untuk pemotretan (kayak model aja)ujug-ujug (*baca tiba-tiba) ada yang nyomot makanannya. Eh ...ternyata si anak maen comot aja. Pengin marah...tapi ga jadi karena kalau dipikir-pikir saya masak juga untuk dia.


Selasa, 28 Desember 2010

Soto Sapi


Di Semarang, paling enak soto sapi di daerah Ungaran. Tapi karena sudah sangat jarang kesana, jadi mencoba masak sendiri.

Bahan:
  • 1 ons daging sapi
  • 1 ons babat, jantung dan paru (*saya tidak memakai)

Bumbu:
  • 1 potong terasi (*saya tidak pakai)
  • 4 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 4 butir kemiri
  • 1 potong jahe (*saya tidak pakai dan saya tambahkan daun salam dan daun jeruk)
  • 1 potong kunir
  • 1 batang sereh
Pelengkap:
  • Telur rebus, daun bawang yang sudah diiris-iris halus, lombok kecap, air jeruk nipis, bawang goreng
  • Versi saya, saya tambahkan: tomat, suun, taoge, irisan kol, lombok rawit rebus (lalu nantinya di gerus/haluskan)

Cara membuat:
  1. Bumbu kecuali sereh (*versi saya daun salam dan daun jeruk) dihaluskan, lalu tumis dengan sedikit minyak.
  2. Daging, babat dll sesudah dicuci bersih digodhok 1/2 matang, potong-potong lalu godok lagi dengan bumbu yang sudah ditumis
  3. Masukkan serehnya sekalian
  4. Godok (rebus) semuanya sampai empuk sekali lalu masukkan daun bawang
Penyajiannya:
Taruh nasi putih dalam piring, tuangi soto panas. Taruh 1 potong telur rebur dan tawuri dengan bawang goreng. Taruh sedikit lombok kecap, lalu beri perasan jeruk nipis

Versi saya:
penyajian dengan menggunakan mangkuk, di atas nasi taruh suun (sdh direbus), taoge (rebus 1/2 matang), dan tomat baru tuang soto. Kemudian taburi dengan bawang goreng dan lengkapi dengan kecap, perasan jeruk nipis dan lombok rawit rebusan. Dihidangkan bersama dengan tempe goreng, perkedel goreng, sate dan telur.

Sumber: Pandai Masak Keng PO

Senin, 27 Desember 2010

Semar Mendem


Mungkin enak juga kali ya, semar mendhem ini dibuat untuk merayakan Christmas karena biasanya Christmas selalu identik dengan kue-kue atau log cake.

Yach..tergantung selera masing-masing mungkin ya.

Bahan Kulit:
  • 2 butir telur ayam, kocok
  • 2 sendok makan tepung terigu
  • garam dan air secukupnya
Bahan Isi:
  • 1/2 piring beras ketan yang sudah dimasak
  • 200 gr daging ayam rebus, suwir
  • 1 siung bawang putih, cincang
  • garam dan lada secukupnya


Cara membuat:
  1. Daging ayam rebus ditumis bersama bawang putih, beri lada dan garam secukupnya. Aduk rata.
  2. Kocok bahan untuk kulit dan dadar tipis
  3. Beras ketan dipulung menjadi beberapa buah (bentuk silinder). Beri 1 sendok makan isi, lalu bungkus dengan telur dadar. Hidangkan.
Sumber: Tabloid AURA

Minggu, 26 Desember 2010

Galantin (Lapis Daging)


Masih suasana Christmas...kayaknya galantin cocok juga ya..

Bahan:
  • 500 gr daging cincang
  • 1 potong roti tawar, rendam , peras
  • 1 buah wortel, potong dadu 1 cm (saya potong memanjang seperti untuk bestik jawa)
  • 2 sdm kacang polong beku (*saya ganti dengan kentang goreng)
  • 1/2 sdt merica halus
  • 1 sdt pala halus
  • 1 butir telur kocok lepas
  • 1 sdm bawang goreng, haluskan
  • 1/2 sdm bawang putih goreng, haluskan
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt gula pasir
Bahan saus:
  • 1 sdm margarin
  • 1 buah bawang bombay iris tipis
  • 3 sdm kecap manis
  • 3 sdm saus tomat
  • 1/2 sdt merica halus
  • 1/2 sdt gula pasir
Cara membuat:
  1. Campur dan aduk rata daging cincang dengan semua bahan lain (kecuali wortel dan kacang polong)
  2. Gulung dan bungkus dengan daun pisang atau aluminium foil
  3. Kukus +/- 30-40 menit sampai matang, dinginkan, goreng sebentar dengan sedikit minyak saja, asal bagian luarnya kecokelatan. Angkat, iris-iris, tempatkan di piring saji
  4. Tumis bawang bombay dengan margarin, masukkan bahan lain, tambahkan +/- 50 cc air. Angkat setelah mendidih. Siramkan saus pada irisan daging di piring saji.
Sumber: Menu sehari-hari Yasaboga - PT Gramedia

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...